Apa Itu Harga OTR? Simak Penjelasannya Berikut Ini!

By Darus

Ketika hendak membeli kendaraan, pasti salah satu yang menjadi pertimbangan adalah harga mobil baru. Jika dicermati, harga mobil bisa berbeda di setiap daerah. Hal ini biasanya dilihat dari besarnya OTR tiap daerah.

OTR sendiri memiliki dua macam arti. Arti yang pertama adalah On The Road dan arti yang kedua adalah Off The Road. Keduanya merupakan harga dasar mobil dan kerap menjadi acuan ketika akan membeli kendaraan.

Perbedaan On The Road dan Off The Road

Agar lebih memahami kedua istilah ini dan tidak keliru menjadikannya sebagai pertimbangan, Anda dapat melihat penjelasan singkatnya di bawah ini.

1. Harga Mobil

Kebanyakan orang mengira bahwa arti OTR hanyalah On The Road saja. Padahal seperti yang sudah dijelaskan di atas, singkatan ini juga bisa berarti Off The Road. Hal ini sebenarnya tidak sepenuhnya salah, karena keduanya memang merujuk pada harga mobil.

Hanya saja, On The Road adalah harga dasar mobil ditambah dengan pajak. Besarnya pajak akan berbeda tergantung dari wilayahnya. Sedangkan Off The Road adalah harga dasar mobil karena belum memasukkan beban biaya pemberkasan serta pajak.

Jadi tentu saja harga On The Road lebih mahal jika dibandingkan dengan Off The Road. Harga OTR yang kerap menjadi acuan adalah OTR Jakarta karena harganya jauh lebih murah dibandingkan tempat lain.

2. Dokumen

Ketika akan membeli mobil, biasanya Anda akan dijelaskan mengenai kedua jenis harga OTR seperti di atas. Jika Anda memilih untuk membeli mobil dengan harga Off The Road, maka Anda harus paham bahwa Anda juga masih harus mengurus secara mandiri beberapa dokumen.

Dokumen-dokumen tersebut antara lain BPKB, TNKB, STNK dan pajak kendaraan. Hal ini dikarenakan Off The Road memang tidak mencantumkan biaya pengurusan semua dokumen tersebut.

Jika Anda paham, cara pengurusan dokumen tersebut dan mampu mengurusnya, maka memilih harga Off The Road adalah langkah yang tepat karena mendapatkan harga miring. Namun, jika tidak, maka lebih baik Anda memilih harga On The Road.

Alasan Harga Mobil Berbeda di Tiap Wilayah

Anda pasti pernah bertanya penyebab satu jenis mobil bisa memiliki harga yang berbeda di daerah yang berbeda. Hal ini berkaitan dengan beberapa alasan berikut:

1. Perbedaan Pajak BBNKB Setiap Daerah

Setiap daerah pasti memiliki ketentuan pajak mereka sendiri, termasuk di dalamnya adalah Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor. Kebijakan besaran biaya bBNKB ini tergantung kebijakan tiap daerah. Menurut peraturan memang biaya bea cukai hanya sekitar 10% untuk setiap mobil baru.

Namun, dengan berbagai pertimbangan, setiap daerah bebas menentukan besar pajak bea cukai mereka, mulai dari 10%, 12,5% hingga 15%. Maka tidak heran jika harga mobil di satu wilayah bisa lebih murah dibandingkan dengan wilayah lain.

2. Distribusi Pengiriman

Semakin panjang rantai distribusi maka akan semakin mahal harga sebuah barang. Umumnya, setiap pabrikan memiliki basis produksi sendiri. Di Indonesia, basis produksi ini kebanyakan berada di wilayah Jakarta dan Jawa Barat. Itulah sebabnya harga mobil di kedua daerah ini lebih murah.

Jika Anda tinggal di daerah yang jauh dari basis produksi, maka tentu akan ada tambahan biaya pengiriman yang akan ditambahkan ke dalam harga mobil. Jadi wajar jika harganya menjadi lebih mahal.

Semua konsumen pasti ingin mendapatkan mobil dengan harga yang terjangkau dengan kondisi finansial mereka sekaligus yang berkualitas tinggi. Untuk mendapatkan mobil idaman Anda, selalu percayakan pada SEVA sebagai platform jual beli kendaraan daring yang terpercaya.